Manfaat-Manfaat Air Mata
1. Menajamkan penglihatan
Fungsi utama mata adalah untuk melihat. seiring dengan bertambahnya usia
dari manusia semakin juga mengurangi kemampuan mata untuk melihat benda
secara jelas. terlepas dari faktor usia tadi, mata ternyata mempunyai
komponen yang mampu menajamkan penglihatan,yaitu air mata. air mata yang
keluar ketika menangis dapat mengurangi kondisi dehidrasi pada mata.
dehidrasi yang berlebihan akan membuat pandangan menjadi kabur.
2. Membunuh bakteri jahat

mata sangat sensitif sekali
terhadap faktor faktor diluar mata tak terkecuali bakteri. bakteri yang
menumpuk di mata akan menyebabkan iritasi pada mata. menangis ternyata
mampu membunuh bakteri pada mata. karena cairan air mata menandung
lisozom yang dapat membunuh bakteri.
3. Meningkatkan rasa percaya diri
airmata mengandung protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh.
4. Mengeluarkan racun
william frey seoran ahli biokimia
mengatakan bahwa air mata yang di keluarkan dari sebab menangis dengan
emosi mengandung racun. namun racun yang di keluarkan itu tidak
berbahaya bagi tubuh karena akan keluar bercampur dengan airmata.
5. Mengurangi stress
dalam tubuh ada hormon hormon stres
khusus seperti endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin. hormon itu
akan ikut keluar bersama airmata ketika seseorang menangis, sehingga
stres bisa terkurangi.
6. Melegakan perasaan
masalah kehidupan yang begitu pelik
dan beban kerja yangmungkin membuat jenuh serta bahkan masalah perasaan
yang membuat hati sedih merupakan hal lumrah bagi setiap orang. tak
menutup kemungkinan kerasnya hidup tersebut membuat sebagian orang
menangis. satu hal yang dirasakan seusai menangis ialah perasaan lega.
karena masalah masalah seakan akan larut dalam tangis yang tersedu sedu.
setidaknya
itulah beberapa yang bisa saya sebutkan terkait keutamaan dari
menangis. jadi jangan pernah ragu dan malu untuk menangis, karena
menangis ada hikmahnya dan sampai saat ini menangis masih gratis kan!!
Menangislah Sesuka hatimu wkwkwk .. . .
(y) Thanks for the link :
Bahaya Keluar, Melalak Di Malam Hari

-Kesambet tiba-tiba
-Masuk Angin
-Muntah Mencret (MM)
-Di Marahin Ortu :'(
-Gelap Gulita
-Dingin apalagi Takengon
-Boros karna makan-makan
-Sendirian kalo ada pasangan gak masalah :D
-Ketinggalan acara TV bagi tukang nonton
-Gak siap PR
-DLL
Pusat Bumi Adalah Ka'bah
“Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat bagi manusia,” (QS.5 Al-Maa’idah : 97)
BAYANGKAN jika kita berada di masa ayat ini
diturunkan, tentu kita sama sekali tidak menyangka bahwa Ka’bah memang
benar-benar sebagai pusat bumi. Dan mungkin saja beberapa diantara kita
tidak percaya, namun kini semua itu terbukti baik dari segi geografi
maupun dari segi astronomi.

Bukti yang tidak terbantahkan sama sekali, dan
inilah salah satu sebab mengapa Qur’an disebut sebagai mukjizat terbesar
dan sepanjang masa. Mukjizat ayat-ayatnya masih dapat kita lihat hingga
detik ini.
Sebuah Kitab yg mengaku dari ALLAH, harus berani
dihadapkan dengan segala macam soalan, segala zaman, segala segi,
segala sisi, dari sudut manapun & harus sepanjang zaman.
Dari segi Sastra, matematika, astronomi, sains,
tata negara, muamalat, ekonomi, Kode-kode angka, jumlah surah, jumlah
ayat, jumlah kalimat, jumlah huruf, segala ilmu, segala abad, sejak
penciptaan alam semesta, masa lalu, masa kini, masa depan, sehingga masa
kiamat & kehidupan setelah kiamat sekalipun
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran?
Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka
mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. QS. 4 An-Nisaa’:82
Lalu, bukti apa saja yang menjadikan Ka’bah sebagai pusat bumi ini?
Bukti Pertama:
Sudah sejak 1000 tahun terakhir, sejumlah
matematikawan dan astronom Muslim seperti Biruni telah melakukan
perhitungan yang tepat untuk menentukan arah kiblat dari berbagai tempat
di dunia. Seluruhnya setuju bahwa setiap tahun ada dua hari dimana
matahari berada tepat di atas Ka’bah, dan arah bayangan matahari
dimanapun di dunia pasti mengarah ke Kiblat. Peristiwa tersebut terjadi
setiap tanggal 28 Mei pukul 9.18 GMT (16.18 WIB) dan 16 Juli jam 9.27
GMT (16.27 WIB) untuk tahun biasa. Sedang kalau tahun kabisat, tanggal
tersebut dimajukan satu hari, dengan jam yang sama.
Pada saat-saat waktu diatas, ialah sangat tepat
sekali jika digunakan untuk mengkoreksi kiblat di setiap masjid di
daerah2 lain. Kita hanya tinggal mengikuti bayangan pada waktu yang
telah ditentukan seperti diatas. Maka tidak perlu lagi susah-susah
menentukan arah kiblat yang benar.
Tentu saja pada waktu tersebut hanya separuh
dari bumi yang mendapat sinar matahari. Selain itu terdapat 2 hari lain
dimana matahari tepat di “balik” Ka’bah (antipoda), dimana bayangan
matahari pada waktu tersebut juga mengarah ke Ka’bah. Peristiwa tersebut
terjadi pada tanggal 28 November 21.09 GMT (4.09 WIB) dan 16 Januari
jam 21.29 GMT (4.29 WIB)
Bukti Kedua:
Astronout Neil Amstrong telah membuktikan bahwa
kota Mekah adalah pusat dari Planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti
melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya
melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi,
dia berkata : “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat
gelap, siapa yang menggantungnya?”
Para Astronot telah menemukan bahwa planet Bumi
itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di
Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang
sepertinya ada masalah tersembunyi dibalik penghapusan
website tersebut.
Setelah melakukan penelitian lebih lanjut,
ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari
Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite (
tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto
planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus.
Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi
ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di di planet
Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.
Radiasi dari Ka’bah ini tak dapat diketahui
tanpa pesawat antariksa abad 20, membuktikan jika Qur’an berasal dari
Allah dan bukti Qur’an mukjizat sepanjang masa. Kerana banyak ayat yang
baru dapat dibuktikan oleh peralatan terakhir, zaman terakhir.
http://www.islampos.com/subhanallah-ini-bukti-bukti-jika-kabah-itu-pusat-bumi-1-92493/
Tips Mudah Mendapat Pasangan Hidup
Baiklah, postingan ini melanjutkan postingan sebelumnya yang berjudul “Mudah Mendapat Jodoh”.
Banyak orang percaya bahwa pacaran adalah
salah satu jalan terbaik untuk melakukan penjajagan dan pengenalan
terhadap pasangan yang kelak kan dinikahi. Mereka menganggap pacaran
adalah ajang untuk saling mengetahui dan memahami karakter
masing-masing. Pada fase pacaran mereka mencoba menelaah apakah sosok
yang jadi pacarnya ini cocok dan layak untuk dijadikan pasangan hidup
dan diresmikan lewat pernikahan yang sah menurut agama dan hukum negara,
atau tidak.
Tapi pada kenyataannya, pacaran tak hanya
dilakukan bagi mereka yang kan menikah saja. Pacaran bahkan dilakukan
oleh anak-anak remaja yang kalau ditanya kapankah mereka punya target
untuk menikah, maka jawabannya mungkin bertahun-tahun kemudian. Dan
ketika ditanya apakah mereka pacaran untuk menikah, maka jawabannya
biasanya mereka hanya menjalankan hubungan biasa saja, gak sampai
sebegitu seriusnya. Lantas kenapa mereka pacaran?

Anak remaja pada umumnya pacaran untuk
menyalurkan kebutuhan manusiawi, yakni dicintai dan mencintai. Karena
lingkungan yang menganggap pacaran itu lumrah, maka mereka pun
menganggap sah sah saja mereka pacaran. Ekspresi kasih sayang mereka
lakukan dengan bentuk keromantisan, bahkan bisa jadi diangap kemesuman.
Tidak hanya saling menyanjung dengan ungkapan sayang, belaian, pelukan
dan ciuman pun menjadi dianggap biasa dalam berpacaran. Ada pula yang
sudah berani melakukan hubungan seks, padahal mereka masih duduk di
bangku SMP. Pacaran seperti ini adalah pacaran gaya barat. Dimana
hal-hal seperti ini sudah dianggap biasa, bahkan para orang tua sudah
memberi anak laki-laki mereka kondom saat remaja (konon kabarnya).
Kalau pacaran sudah mengarah ke hal-hal seperti ini, waduh mengerikan rasanya.
Baiklah, kita kembali ke awal. Jika
pacaran memang terlalu riskan untuk dijadikan sarana saling pengenalan,
maka cobalah pakai cara yang lain. Dalam konsep Islam ada yang disebut
dengan taaruf. Taaruf dalam bahasa Indonesia artinya perkenalan. Ya,
perkenalan sebelum menikah.
Sejauh yang saya tahu, biasanya proses
taaruf diawali dengan saling tukar menukar biodata dan ada juga yang
dilampirkan foto. Biodata tersebut mengungkap secara lengkap tentang
siapa kita. Dalam taaruf biasanya ada pihak lain yang dipercaya sebagai
perantara. Perantara ini biasanya sosok yang memang benar-benar amanah
sehingga bisa dipercaya. Ketika masing-masing pihak yang berkepentingan
merasa cocok, maka dilanjutkan dengan pertemuan diantara keduanya dengan
melibatkan puhak lain yang diangap dipercaya. Setelah mereka bertemu
dan merasa cocok maka dilanjutkan dengan mendatangi dan memohon restu
orang tua kedua belah pihak. Kalau orang tua setuju maka dilanjutkan
dengan proses khitbah alias lamaran, lalu selanjutnya dilakukan
pernikahan. Lama proses taaruf berpariasi, bisa dalam hitungan minggu,
bisa juga dalam hitungan bulan. Biasanya sih membutuhkan waktu sekitar
tiga bulan.
Lalu bagaimana dengan Achoey?
Baiklah, saya akan buka-bukaan kali ini.
Jujur, saat ini saya sedang dalam proses menuju pada pernikahan. Dan
proses yang saya lakukan bersama calon istri saya adalah seperti berikut
ini.
Sebagai sesama pengguna internet, kami
bersua di dunia maya. Awalnya kami biasa melakukan sharing tentang
banyak hal lewat chating. Merasa diantara kami banyak kesamaan maka kami
pun menyepakati untuk melakukan sebuah niat mulia, melakukan penjajagan
untuk menikah. Sharing pun kami coba arahkan untuk saling mengenali
satu sama lain. Banyak hal yang kami bahas, dari mulai hal-hal yang
dianggap orang penting sampai pada hal-hal yang mungkin gak banyak orang
anggap penting, semisal apakah kalau tidur suka mendengkur, apakah
kalau tidur lampu biasa dimatikan dan lain-lain. Buat kami ini penting
karena jika diantara kami ada yang gak bisa tidur kalau mendengar
dengkuran sementara ada diantara kami yang mendengkur maka ini masalah,
bisa jadi tidak hanya pisah ranjang tapi juga pisah kamar bahkan pisah
rumah kalau tidur hehehe.
Setelah melewati fase perkenalan lewat
tanpa bertatap muka, maka akhirnya kami memutuskan untuk bersua. Kami
mungkin hanya butuh sedikit waktu untuk menyepakati bahwa kami telah
membulatkan tekad untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, yakni memohon
ijin pada orang tua kedua belah pihak. Jelas orang tua kami kaget
ketika kami ditanya sejak kapan kami pacaran, dan kami katakan tidak.
Kami hanya menyampaikan bahwa sebelumnya kami telah melakukan komunikasi
effektif untuk saling mengenali dan kami baru bertemu beberapa jam yang
lalu. Kami tahu dalam Islam pun disarankan ketika kita akan menikah
kita melihat calon istri kita dulu, karena biasanya kecendrungan itu
akan terasa lebih kuat setelah memandang. Yang dipandang biasanya wajah
dan telapak tangan.
Awalnya kedua orang tua kami mungkin
merasa aneh dan sedikit ragu, tapi setelah kami yakinkan maka mereka pun
setuju asal kami berdua benar-benar bertanggung jawab atas keputusan
yang sangat penting ini. Maka khitbah pun telah saya lakukan dan tinggal
menunggu waktu pernikahan yang telah ditetapkan pihak perempuan dan
disepakati oleh pihak laki-laki. Mudah kan, gak perlu waktu lama. Biar
kami pacarannya setelah menikah saja. Akan jauh lebih indah, dan yang
pasti halal, aman dan berkah. Mohon doanya agar sakinah.
:D :